Senin, 29 Agustus 2011

Membuat Mainan Sendiri

Tahukah anda bahwa kita sendiripun dapat membuat mainan sendiri? Kita dapat menggunakan bahan yang murah bahkan bahan yang ada dirumah untuk membuat mainan, kegiatan ini bahkan sangat ampuh untuk mengembangkan dan mengasah kreatifitas anak, bahan-bahan itu adalah:
1. Kertas
Dari kertas kita dapat membuat macam-macam mainan. Origami salah satunya. Kita dapat membuat mainan kapal-kapalan, topi dan sebagainya. Setelah mainan selesai kita dapat menghiasnya dengan menggunakan cat air atau pinsil warna, dapat juga dengan menempelkan kertas warna-warni.
2. Dus
Dus bekas kotak susu dapat dijadikan mainan multifungsi. Kita bungkus dengan fancy paper, dapat dijadikan tas mainan dengan memberinya tali atau kalau banyak dapat digunakan untuk membuat balok-balok warna-warni berukuran besar.
3. Kain
Kain-kain bisa digunakan untuk membuat boneka-boneka tangan. Tentu ini tidak dapat dilakukan si kecil sendiri. Buatlah boneka jari sederhana, dan berceritalah dengan si kecil tentu akan membuatnya senang.
4. Kertas Karton
Kita dapat membuat puzzle yang kita inginkan dari karton. Tempelkan gambar yang anak anda sukai kemudian guntinglah gambar tersebut, ukuran guntingan bisa disesuaikan dengan kondisi si anak. Ukuran besar atau kecilnya potongan dapat disesuaikan dengan kondisi anak. Anak yang bukan tipe penyabar tentu akan membutuhkan potongan puzzle dengan ukuran yang agak besar.
5. Kancing
Untuk anak yang sudah lebih besar, anak TK atau SD anda dapat menggunakan bahan lain yang lebih kecil ukurannya. Kancing msalnya dapat kita tempel sehingga menjadi kolase atau bila dikombinasi dengan manik-manik dapat menghasilkan kalung atau gelang.
6. Tepung
Membuat dough sendiri? Anda dapat mebuat dough dari tepung dan mencampurnya dengan sedikit air dan pewarna makanan kemudian mendidihkannya diatas api. Namun dough ini hanya dapat bertahan dalam beberapa jam saja karena adonan dapat menjadi keras.
Diatas adalah baru sebagian kecil bahan yang dapat anda manfaatkan untuk membuat mainan. Tentu bantuan orang tua atau pengasuh diperlukan untuk kegiatan yang bersifat membahayakan anak, misalnya ketika membuat dough sendiri (perlu api untuk mengentalkan adonan). Untuk anak yang masih batita (toddler) sebenarnya memilih barang dirumah yang dapat dijadikan mainan tentu lebih mudah karena batita hanya memerlukan bentuk barang yang utuh berukuran besar seperti mangkok atau piring plastik. Selain bahan diatas mungkin anda bisa memanfaatkan bahan lain yang ada dirumah anda sendiri.
Semua dapat dimanfaatkan tergantung dari kreatifitas anda. Terlebih lagi jika kita ikut mendampingi anak dan membuatnya bersama-sama, tentu akan membuat anak anda merasa senang.



Sumber:
http://bermainsambilbelajar.com